GAME ONLINE. Hitung saja berapa banyak user game online yang ada di Indonesia saat ini, belum makin maraknya developer game baru yang berdatangan karena melihat pangsa pasar yang luas ini. Berawal dari developer yang menerapkan sistem “Pre-Paid” atau bayar dulu baru main, sampai saat ini “Free to Play” alias gratis.
Kalau boleh di sebut, sebagian besar user game online tersebut berasal dari kalangan pelajar, baik SMA,SMP, tak luput juga SD. Sisanya ya : mahasiswa, orang kantoran, orang tua. Bahkan game online sendiri tidak memandang gender, walau mayoritas pemainnya adalah cowok, tapi cewek yang main game online ternyata cukup banyak ( walau banyak juga yang jadi-jadian ) . Jadi bisa di simpulkan sebenarnya game online tersebut dapat di mainkan oleh semua kalangan masyarakat, tergantung bagaimana mereka menempatkan dirinya.
Game Online sebenarnya memiliki tujuan yang baik ( di luar tujuan komersial ), yaitu menjadi wadah komunitas yang baik bagi para pemainnya, bayangkan, sebuah game dengan jumlah 5000 pemain, mereka tentu berasal dari berbagai wilayah ( kita spesifikan wilayah negara Indonesia ). Dari berbagai pelosok negri, mereka berkumpul pada 1 permainan yang sama, dimana mereka bisa saling berinteraksi seperti chatting, bergaya2, mengadakan event-event sendiri, hingga membentuk clan/perkumpulan masing-masing.
Hal ini dapat membawa dampak positif bagi para usernya, sebut saja, kemampuan bersosialisasi dalam dunia maya semakin terasah, mempunyai banyak teman, mulai bisa mengorganisir kegiatan, pengalaman berorganisasi, dan banyak lagi. Namun, disamping dampak positif, ternyata banyak juga dampak negatifnya.Dampak terburuk ialah : Kecanduan, rata2 pemain game online, mengalami ini, berawal dari tahap penasaran, coba-coba, ketertarikan, terakhir kecanduan.Dampak-dampak lainnya terlihat pada golongan pelajar, pelajar yang mengenal game online banyak yang tidak mampu membagi waktu antara main dan tugas utamanya yaitu belajar. Mereka menjadi malas, bahkan sering tidak masuk sekolah, knp? Tentu saja karena ingin bermain/karena ada tuntutan untuk bermain.
Makin hari, Game Online makin berkembang, makin banyak game2 baru, publisher game baru, makin banyak user, developer baru. Hal ini juga membuat para pemain melirik pada suatu peluang/kesempatan bisnis. Ya, perdagangan. Benda2 ”in-game” pun mulai diperjual-belikan, mata uang pun diperjual-belikan, bahkan walau dengan peraturan serta persyaratan yang telah di tetapkan developer, tetap saja hal itu di langgar, bahkan kian marak terjadi. Tak hanya sampai situ, kasus ”Hacking” atau melakukan pengambilan barang yang bukan miliknya dari orang lain/korban. Dengan/tanpa sepengetahuan korban.Selain hacking, sekarang makin berkembang ke tingkat lebih lanjut, yaitu ”Cheating” dan ”Botting”. Cheating ialah cara curang yang dilakukan dengan bantuan beberapa programm untuk mendapatkan sesuatu lebih mudah, misalkan mata uang, barang, atau level. Dan terakhir, yang sekarang lagi marak, botting. Botting merupakan cara curang, untuk mendapatkan level/uang/barang namun secara otomatis, kita tidak perlu melakukan apa2 pada saat proses botting, hanya perlu menyalakan komputer,internet,client gamenya, dan program bot nya, (jgn lupa pendingin komputernya) setting bentar, uda bisa tinggal tidur / ngapain aja, bisa di cek sejam sekali, bisa 6 jam sekali, bisa juga sehari sekali.Game Online memang membawa dampak yang bervariasi bagi tiap individu, serta membawa pengaruh dalam kehidupan individu tersebut.
Salah satu orang yang terpengaruh itu yaitu saya sendiri, saya mulai tersangkut pada Game Online hm....tepatnya pada awal SMA. Saya lewati tiap tahapan-tahapan untuk mencapai tahapan terakhir, yaitu gamers ”SEJATI”. Berbagai macam suka-duka telah dilewati bersama game online yang mengiringi perjalanan hidup saya hingga saat ini. Mulai dari teman sekolah,teman warnet, teman dalam game, semua memberi warna yang berbeda pada hidup saya, tanpa mereka, mungkin hidup saya menjadi kurang berwarna. Canda tawa, rasa sedih, rasa marah, rasa kesal, rasa iri, rasa cemburu, rasa benci, dan berbagai macam emosional terlibat didalamnya.
Sekarang? Ya, saya masih bermain beberapa game online untuk mengisi kesepian ini, walau sudah mulai berkurang intensitasnya.Dan saya juga sangat berharap, semoga industri game online di indonesia semakin maju, dan pelayanan dari pihak developer semakin baik. Dan juga, komunitas game yang ada adalah komunitas yang baik, sehingga menjadikan pribadi para gamers indonesia baik.
Akhir kata, Hidup Gamers Indonesia. Bangkitlah dari keterpurukan. Ciptakan komunitas yang baik dan bersih. Hargai dan Bantulah sesamamu. Berbagilah, jangan minta di Bagi. Berusahalah jangan diusahakan. Maju terus songsong masa depan.
/* nantikan kelanjutan seri-seri game yang saya mainkan selanjutnya */
Tidak ada komentar:
Posting Komentar